0

Tanda Dunia Masuk Di Dalam Hati

Posted by admin on 6:15 PM in

Tidaklah berbahaya
Bila kamu melihat perahu berlayar dilautan..
Yang berbahaya adalah bila air laut masuk ke dalam perahu..

Demikianlah hidup di dunia..
Silahkan kamu hidup di dunia..
Namun jangan kamu masukkan dunia ke hatimu..

Karena dunia adalah
Sebaik baiknya budak..
Dan seburuk buruknya majikan..

Tanda dunia telah masuk ke hati..

Bila kita lebih gembira ketika mendapat dunia..
Namun tak begitu gembira ketika mendapat akhirat..

Ketika kita semangat mencari dunia..
Namun tak semangat mencari akhirat..

Menjadi semangat ibadah di saat ada keuntungan dunia..
Namun ketika mendengar pahala akhirat tak seperti semangat mengharapkan keuntungan dunia..

Bila itu ada..
Ucapkanlah inna lillahi wa inna ilaihi raji'un..
Karena itu adalah musibah..

Kita ingin beribadah meraih keridloanNya..
Namun sayang..
Kita tidak memperhatikan ibadah seperti apa yang diridlai olehNya..

Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata..
Banyak manusia yang beribadah
Untuk kepuasan jiwanya..
Padahal seharusnya..
Ia beribadah untuk keridloan Sang Penciptanya..

✏ Ditulis oleh Ustadz Badrusalam, Lc

0

para nabi itu di utus bukan untuk mendirikan daulah islamiah akan tetapi untuk menegakan tauhid

Posted by admin on 5:54 PM in
jangan jadikan daulah islamiah(negara islam) itu sebagai tujuan utama,
karena daulah islamiah itu hanyalah wasilah.
ingatlah kedatangan para nabi itu tujuan utamanya bukan untuk membuat daulah islamiah,
akan tetapi ditugaskan untuk mendakwahkan tauhid dan menghapuskan kesyirikan.

0

Sesungguhnya pertolongan Allah itu karena menegakan tauhid.

Posted by admin on 5:53 PM in ,

Lihatlah...
Ketika nabi yunus Alaihi salam ditelan ikan besar dilautan,
ia TIDAK berdoa dengan mengucapkan "ya Allah keluarkanlah aku dari perut ikan ini",
ia TIDAK berdoa "ya Allah bantulah aku",
ia juga TIDAK berdoa "ya Allah hilangkanlah kesulitanku".
akan tetapi nabi yunus berdoa :


لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنتَ ، سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Laa ilaaha illa anta. Subhaanaka, innii kuntu minaz zhaalimiin

“Tiada Tuhan melainkan Engkau (ya Allah) Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diriku sendiri”.
(QS Al-Anbiya’ : 87).

Kemudian Allah Keluarkan nabi yunus dari perut ikan tersebut.

Rahasianya:
Perhatikan bahawa doa ini dibuka dengan kalimah tauhid 'Tiada Tuhan yang berhak di ibadahi melainkan Allah.'
kemudian
Nabi yunus memuji Allah 'Maha Suci Engkau (ya Allah)', bererti mensucikan Allah dari bentuk kezaliman.
kemudian
Nabi Yunus terus menyesali kesalahannya dengan berkata: 'Sesungguhnya aku adalah daripada orang- orang yang menganiaya diri sendiri.'





0

Kisah Seekor Singa yang menghapiri orang yang sedang shalat.

Posted by admin on 5:52 PM in

ketika waktu malam tiba, rombongan yang sedang safar itu beristirahat di hutan,
tiba tiba seekor singa datang,dan orang-orang segera memanjat ke pohon,
akan tetapi ada salah seorang seorang yang sedang shalat malam, dan ia tetap saja melanjutkan shalatnya,
kemudian singa itu berputar putar mengelilinginya lalu singa itupun pergi.

setelah singa itu pergi teman-temanya turun dari pohon dan berkata kepada nya,
"Kau Gila, kenapa kau tetap meneruskan shalat?"

kemudian laki-laki itu berkata"
Demi Allah, aku merasa malu bahwa aku berdiri di hadapan Allah, namun aku malah takut kepada hal lainnya

[Dikisahkan dalam Kitab Siyaru A'lam Al-Nubala - Imam Az-Zahabi]

Pelanjaran berharga guat kita,
sesungguhnya pertolongan Allah itu karena menegakan tauhid.

0

Bagaikan Kepiting dalam baskom

Posted by admin on 11:55 PM in


Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahu sifat kepiting. 
Semoga Anda tidak memiliki sifat kepiting yang dengki.

Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat. Kepiting-kepiting itu dengan mudah ditangkap di malam hari, lalu dimasukkan ke dalam baskom/wadah, tanpa diikat.

Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan direbus dan lalu disantap untuk lauk selama beberapa hari. Yang paling menarik dari kebiasaan ini, kepiting-kepiting itu akan selalu berusaha untuk keluar dari baskom, sekuat tenaga mereka, dengan menggunakan capit-capitnya yang kuat.

Namun seorang penangkap kepiting yang handal selalu tenang meskipun hasil buruannya selalu berusaha meloloskan diri.

Resepnya hanya satu, yaitu si pemburu tahu betul sifat si kepiting.

Bila ada seekor kepiting yang hampir meloloskan diri keluar dari baskom, teman-temannya pasti akan menariknya lagi kembali ke dasar.
Jika ada lagi yang naik dengan cepat ke mulut baskom, lagi-lagi temannya akan menariknya turun… dan begitu seterusnya sampai akhirnya tidak ada yang berhasil keluar.

Keesokan harinya sang pemburu tinggal merebus mereka semua dan matilah sekawanan kepiting yang dengki itu.

Begitu pula dalam kehidupan ini…
tanpa sadar kita juga terkadang menjadi seperti kepiting-kepiting itu.

Yang seharusnya bergembira jika teman atau saudara kita mengalami kesuksesan kita malahan mencurigai, jangan-jangan kesuksesan itu diraih dengan jalan yang nggak bener.
Apalagi di dalam bisnis atau hal lain yang mengandung unsur kompetisi,
sifat iri, dengki, atau munafik akan semakin nyata dan kalau tidak segera kita sadari tanpa sadar kita sudah membunuh diri kita sendiri.

Kesuksesan akan datang kalau kita bisa menyadari bahwa di dalam bisnis atau persaingan yang penting bukan siapa yang menang, namun terlebih penting dari itu seberapa jauh kita bisa mengembangkan diri kita seutuhnya.
Jika kita berkembang, kita mungkin bisa menang atau bisa juga kalah dalam suatu persaingan, namun yang pasti kita menang dalam kehidupan ini.

Beberapa pertanda bahwa seseorang adalah ‘kepiting’:

1. Selalu mengingat kesalahan pihak luar (bisa orang lain atau situasi) yang sudah lampau dan menjadikannya suatu prinsip/pedoman dalam bertindak

2. Banyak mengkritik tapi tidak ada perubahan

3. Hobi membicarakan kelemahan orang lain tapi tidak mengetahui kelemahan dirinya sendiri sehingga ia hanya sibuk menarik kepiting-kepiting yang akan keluar dari baskom dan melupakan usaha pelolosan dirinya sendiri.

Jika kita pikir, bukankah lebih baiknya jika kepiting-kepiting itu saling tolong-menolong untuk dapat keluar dari baskom?
namun yah… memang dibutuhkan jiwa yang besar untuk melakukannya…

Coba renungkan berapa waktu yang Anda pakai untuk memikirkan cara-cara menjadi pemenang. Dalam kehidupan sosial, bisnis, sekolah, atau agama.
Dan gantilah waktu itu untuk memikirkan cara-cara pengembangan diri Anda menjadi pribadi yang sehat dan sukses.

- See more at: http://www.termotivasi.com/2008/07/sifat-kepiting.html#sthash.5oIwcqsN.dpuf

0

Tatkala logam-logam memiliki ekspresi.

Posted by admin on 11:50 PM in




Tatkala logam-logam memiliki ekspresi.

jika engkau hendak pergi, cobalah untuk mengukir kenangan indah.
Jika engkau hendak pergi, maka pergilah dengan bermartabat.
Jika engkau hendak pergi, maka kalahkanlah dengan adil.
Melangkahlah menjauhi mereka yang di belakang anda dengan mengagumkan,
dengan wajah indah terpampang, dan bukan wajah mencemooh yang dapat membawa kebencian.

kejujuran, kesetiaan, penghormatan, dan pengendalian diri menghubungkan kita semua dalam ruang lingkup kesederhanaan hidup.

0

mengambil resiko

Posted by admin on 11:30 PM in

Jika anda mengambil resiko, anda mungkin gagal.
Tapi jika anda tidak mengambil resiko, anda sudah pasti gagal.
dan resiko paling terbesar adalah anda tidak melakukan apa-apa."
Roberto Goizueta



Copyright © 2009 Just For My Self All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.